Selasa, 30 November 2010

Andre D Carson: Anggota Senat AS Pengagum Alquran


Andre D Carson: Anggota Senat AS Pengagum Alquran
Andre D Carson

Nama Andre D Carson mungkin tidak setenar Keith Ellison, anggota Muslim pertama dalam Kongres Amerika Serikat (AS). Namun demikian, kiprah Andre D Carson dalam dunia politik negeri Paman Sam itu sudah tidak diragukan lagi. Seperti halnya Ellison, Carson kini tercatat sebagai salah satu anggota senat (DPR) AS. Hebatnya lagi, ia adalah seorang Muslim.

November tahun ini menjadi awal periode kedua bagi Carson menduduki kursi anggota legislatif AS menyusul kemenangan yang diraihnya dalam pemilu sela yang digelar 2 November tahun 2009 lalu. Dalam pemilu sela tersebut, Carson yang merupakan wakil dari negara bagian Indiana, unggul 58,9 persen suara atas penantangnya, Marvin Scott yang hanya memperoleh 37,8 persen.

Perjuangan Carson untuk bisa meraup 58,9 persen suara tersebut tidaklah mudah. Selama masa kampanye, Carson kerap diserang dari sisi keislamannya oleh sang rival. Scott kerap menjadikan kemusliman Carson sebagai target serangannya.

Dalam situs pribadinya, Scott menulis pernyataan anti-Islam yang menyatakan bahwa elemen radikal Islam sedang mendanai dan membangun masjid-masjid di seluruh Amerika. Bahkan, Scott yang mengklaim dirinya sebagai orang yang menghormati kebebasan beragama mengatakan, "Saya membela hak Carson untuk menjadi seorang Muslim... Tapi mereka (Muslim), tidak berhak mengganti hukum AS dengan hukum Islam, hukum para ekstrimis."

Namun, pernyataan keras Scott itu tak ditanggapi serius oleh Carson. Ia menyatakan bahwa pernyataan ini merupakan bentuk kekesalan Scott karena tak mampu memenangkan pemilu sehingga melakukan black campaign terhadap dirinya.

Menjadi Muslim
Ketertarikan Carson terhadap Islam sudah berlangsung sejak usia remaja. Tapi, ia mulai membaca buku-buku mengenai Islam dan masuk Islam sekitar 12 tahun lalu. Satu hal yang paling memengaruhinya adalah karya-karya penyair sufi Rumi dan buku autobiografi tokoh Muslim Afro-Amerika, Malcolm X.

Ketertarikannya terhadap Islam diakuinya karena nilai-nilai kedamaian dan kasih sayang yang diajarkan dalam Alquran. "Buat saya, daya pikat Islam adalah pada aspeknya yang universal. Semua agama mengajarkan universal. Tapi, dalam Islam, saya melihatnya secara teratur di masjid-masjid di mana orang dari berbagai ras ikut shalat bersama," tambahnya.

Carson kerap terlihat menunaikan shalat di Masjid Nur-Allah, sebuah masjid Suni yang banyak dikunjungi orang Amerika keturunan Afrika. Sebagai politikus Muslim di negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim, Carson kerap menghadapi berbagai kritikan yang menghubungkannya dengan pemimpin Nation of Islam, Louis Farrakhan.

Sekalipun menyangkal bahwa kelompok Islam itu ada hubungannya dengannya, namun ia mendukung beberapa aktivitas yang dilakukan kelompok itu, seperti memerangi penggunaan narkotika.

Kendati sikapnya ini ditentang, Carson tetap memiliki banyak pendukung. Sejak memutuskan untuk terjun ke kancah politik, ayah dari seorang putri bernama Salimah ini tidak menganggap agama yang dianutnya bakal menghambat kariernya. Sekalipun saat ini umat Islam masih berjuang keras untuk meningkatkan citra mereka di Amerika.

Politisi yang bersuamikan Mariama Shaheed, seorang pendidik di Pike Township School ini menegaskan, sekalipun ia menghormati Islam, agama yang dianutnya tidak akan pernah memengaruhi keputusan yang diambilnya. Karena ia beranggapan keputusan tersebut harus diambil berdasarkan kebutuhan para pemilihnya.

"Bagi saya agama memberi informasi untuk saya. Anda perlu menghormati orang-orang tanpa melihat ras, agama, atau jenis kelamin," tandasnya.

sumber : republika.co.id

Senin, 29 November 2010

ARTI GHIBAH DALAM PANDANGAN ISLAM


oleh Pangeran Mencari Solusi pada 29 November 2010 jam 18:05

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bismillah

ARTI GHIBAH DALAM ISLAM

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

اتدرون ما الغيبه؟ قالوا: الله ورسوله أعلم .قال:الْغِيبَة ذِكْرك أَخَاك بِمَا يَكْرَه قِيلَ : أَفَرَأَيْت إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُول ؟ قَالَ : إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُول فَقَدْ اِغْتَبْته ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فَقَدْ بَهَتّه

“Tahukah kalian apa itu ghibah?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Kemudian beliau shallahu’alaihi wasallam bersabda, “Engkau menyebut-nyebut saudaramu tentang sesuatu yang ia benci.” Kemudian ada yang bertanya, “Bagaimana menurutmu jika sesuatu yang aku sebutkan tersebut nyata-nyata apa pada saudaraku?” Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Jika memang apa yang engkau ceritakan tersebut ada pada dirinya itulah yang namanya ghibah, namun jika tidak berarti engkau telah berdusta atas namanya.” (HR Muslim 2589 Bab: Al-Bir Wash Shilah Wal Adab)

PELAJARAN PENTING ARTI GHIBAH

Syaikh Abdullah al Bassam rahimahullah dalam kitab beliau Taudhihul Ahkam Min Bulughil Maram(IV/599, Kairo) menjelaskan poin-poin penting yang bisa diambil dari hadits diatas:

Definisi Ghibah

Nabi shallallhu’alaihi wasallam menjelaskan makna ghibah dengan menyebut-nyebut saudaramu dengan sesuatu yang ia benci, baik tentang fisiknya maupun sifat-sifatnya. Maka setiap kalimat yang engkau ucapkan sementara saudaramu membenci jika tahu engkau mengatakan demikian maka itulah ghibah. Baik dia orang tua maupun anak muda, akan tetapi kadar dosa yang ditanggung tiap orang berbeda-beda sesuai dengan apa yang dia ucapkan meskipun pada kenyataannya sifat tersebut ada pada dirinya.

Adapun jika sesuatu yagn engkau sebutkan ternyata tidak ada pada diri saudaramu berarti engkau telah melakukan dua kejelekan sekaligus:

ghibah dan buhtan (dusta).

Nawawiy rahimahullah mengatakan, “Ghibah berarti seseorang menyebut-nyebut sesuatu yang dibenci saudaranya baik tentang tubuhnya, agamanya, duniannya, jiwanya, akhlaknya,hartanya, anak-anaknya,istri-istrinya, pembantunya, gerakannya, mimik bicarnya atau kemuraman wajahnya dan yang lainnya yang bersifat mngejek baik dengan ucapan maupun isyarat.”

Beliau rahimahullah melanjutkan, “Termasuk ghibah adalah ucapan sindiran terhadap perkataan para penulis (kitab) contohnya kalimat: ‘Barangsiapa yang mengaku berilmu’ atau ucapan ’sebagian orang yang mengaku telah melakukan kebaikan’. Contoh yang lain adalah perkataa berikut yang mereka lontarkan sebagai sindiran, “Semoga Allah mengampuni kami”, “Semoga Allah menerima taubat kami”, “Kita memohon kepada Allah keselamatan”.

Ibnul Mundzir rahimahullah berkata, “Sabda Nabi shalallahu’alaihi wasallam ذِكْرك أَخَاك (engkau menyebut-nyebut saudaramu) ini merupakan dalil bahwa larangan ghibah hanya berlaku bagi sesama saudara (muslim) tidak ada ghibah yang haram untuk orang yahudi, nashrani dan semua agama yang menyimpang, demikian juga orang yang dikeluarkan dari islam (murtad) karena bid’ah yang ia perbuat.”

Qurthubi rahimahullah mengatakan, “Para ulama telah sepakat bahwasanya ghibah termasuk dosa besar. Mereka berdalil dengan sabda

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالكُمْ وَأَعْرَاضكُمْ حَرَام عَلَيْكُم

“Sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian adalah haram atas (sesama) kalian”.( HR Muslim 3179, Syarh Nawai ‘ala Muslim)

ADAKAH GHIBAH YANG DI BOLEHKAN

Nawawi rahimahullah setelah menjelaskan makna ghibah beliau berkata,

“Akan tetapi ghibah itu diperbolehkan oleh syar’iat pada enam perkara:

  1. Kedzoliman, diperbolehkan bagi orang yang terdzolimi menngadukan kedzoliman kepada penguasa atau hakim yang berkuasa yang memiliki kekuatan untuk mengadili perbuatan tersebut. Sehingga diperbolehkan mengatakan,”Si Fulan telah mendzalimi diriku”atau “Dia telah berbuat demikian kepadaku.”
  2. Meminta bantun untuk menghilangkan kemungkaran dan mengembalikan pelaku maksiat kepada kebenaran. Maka seseorang diperbolehkan mengatakan, “Fulan telah berbuat demikian maka cegahlah dia!”
  3. Meminta fatwa kepada mufti (pemberi fatwa,pen) dengan mengatakan:”Si Fulan telah mendzolimi diriku atau bapakku telah mendzalimi diriku atau saudaraku atau suamiku, apa yang pantas ia peroleh? Dan apa yang harus saya perbuat agar terbebas darinya dan mampu mencegah perbuatan buruknya kepadaku?”

    Atau ungkapan semisalnya. Hal ini diperbolehkan karena ada kebutuhan. Dan yang lebih baik hendaknya pertanyaan tersebut diungkapkan dengan ungkapan global, contohnya:

    “Seseorang telah berbuat demikian kepadaku” atau “Seorang suami telah berbuat dzalim kepaada istrinya” atau “Seorang anak telah berbuat demikian” dan sebagainya.

    Meskipun demkian menyebut nama person tertentu diperbolehkan, sebagaimana hadits Hindun ketika beliau mengadukan (suaminya)kepada Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam, “Sesungguhnya Abu Sufyan adalah orang yang sangat pelit.”

  4. Memperingatkan kaum muslimin dari kejelekan, contohnya memperingatkan kaum muslimin dari perowi-perowi cacat supaya tidak diambil hadits ataupun persaksian darinya, memperingatkan dari para penulis buku (yang penuh syubhat). Menyebutkan kejelekan mereka diperbolehkan secara ijma’ bahkan terkadang hukumnya menjadi wajib demi menjaga kemurnian syari’at.
  5. Ghibah terhadap orang yang melakukan kefasikan atau bid’ah secara terang-terangnan seperti menggunjing orang yang suka minum minuman keras, melakukan perdagangan manusia, menarik pajak dan perbuatan maksiat lainnya. Diperbolehkan menyebutkannya dalam rangka menghindarkan masyarakat dari kejelekannya.
  6. Menyebut identitas seseorang yaitu ketika seseorang telah kondang dengan gelar tersebut. Seperti si buta, si pincang, si buta lagi pendek, si buta sebelah, si buntung maka diperbolehkan menyebutkan nama-nama tersebut sebagai identitas diri seseorang. Hukumnya haram jika digunakan untuk mencela dan menyebut kekurangan orang lain. Namun lebih baik jika tetap menggunakan kata yang baik sebagai panggilan, Allahu A’lam. (Syarhun Nawawi ‘ala Muslim, Hal.400).

Washalallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi washahbihi wattabi’in





sumber : Pangeran MS

Minggu, 28 November 2010

Kumpulan Hadits Part 34

Dari Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw., bersabda: "Sesunguhnya matahari dan bulan adalah dua macam tanda dari tanda-tanda kekuasaan Alaah. Terjadinya gerhana matahari atau bulan itu bukanlah karena kematian seseorang atau kehidupannya. Jadi, jika engkau melihatnya, segeralah berdoa kepada Allah, membaca takbir, bersedekah dan mengerjakan shalat". (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Jabir r.a. bahwa Nabi saw. bersabda: "Barangsiapa membaca doa setelah seruan adzan, 'Ya Allah, pemilik doa yang sempurna dan shalat yang didirikan ini! Berilah Nabi Muhammad wasilah dan kemuliaan. Tempatkanlah ia pada kedudukan terhormat yang telah Engkau janjikan kepadanya' maka si pembaca tersebut pasti akan memperoleh syafaatku di hari kiamat kelak". (HR. Bukhari)

Dari Abu Umamah berkata: "Seseorang bertanya, 'Ya Rasulullah, doa manakah yan lebih didengar Allah?' Sabda Nabi SAW. "Doa di tengah-tengah akhir malam dan selesai shalat fardhu". (HR. Tirmidzi)

Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Tidak aakan tertolak doa yang dipanjatkan diantara azan dan iqamat". (HR. Abu Daud)

Dari Jabir r.a. katanya dia mendengar Nabi saw. bersabda: "Apaiblia ada diantara kamu yang tergoda hatinya kepada seorang wanita, maka hendaklah dia pulang kepada istrinya untuk melepaskan rasa rindunya. Sesungguhnya yang demikian itu dapat menentramkan gejolak hatinya". (HR. Muslim)

Sabtu, 27 November 2010

HUKUM ABORSI DALAM ISLAM



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bismillah

Aborsi Menurut Pandangan Islam

PENGERTIAN ABORSI

Aborsi secara umum adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup di luar kandungan.

Secara lebih spesifik, Ensiklopedia Indonesia memberikan pengertian aborsi sebagai berikut: “Pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.000 gram.” Definisi lain menyatakan, aborsi adalah pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram.

Aborsi merupakan suatu proses pengakhiran hidup dari janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh. Dalam dunia kedokteran dikenal 3 macam aborsi, yaitu:

1. Aborsi Spontan/ Alamiah atau Abortus Spontaneus.

2. Aborsi Buatan/ Sengaja atau Abortus Provocatus Criminalis.

3. Aborsi Terapeutik/ Medis atau Abortus Provocatus Therapeuticum. Aborsi spontan/ alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun.

Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.

Aborsi buatan/ sengaja/ Abortus Provocatus Criminalis adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).

Aborsi terapeutik / Abortus Provocatus therapeuticum adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik.

Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya.

Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa. Pelaksanaan aborsi adalah sebagai berikut. Kalau kehamilan lebih muda, lebih mudah dilakukan. Makin besar makin lebih sulit dan resikonya makin banyak bagi si ibu, cara-cara yang dilakukan di kilnik-klinik aborsi itu bermacam-macam, biasanya tergantung dari besar kecilnya janinnya.

1. Abortus untuk kehamilan sampai 12 minggu biasanya dilakukan dengan MR/ Menstrual Regulation yaitu dengan penyedotan (semacam alat penghisap debu yang biasa, tetapi 2 kali lebih kuat).

2. Pada janin yang lebih besar (sampai 16 minggu) dengan cara Dilatasi & Curetage.

3. Sampai 24 minggu. Di sini bayi sudah besar sekali, sebab itu biasanya harus dibunuh lebih dahulu dengan meracuni dia. Misalnya dengan cairan garam yang pekat seperti saline. Dengan jarum khusus, obat itu langsung disuntikkan ke dalam rahim, ke dalam air ketuban, sehingga anaknya keracunan, kulitnya terbakar, lalu mati.

4. Di atas 28 minggu biasanya dilakukan dengan suntikan prostaglandin sehingga terjadi proses kelahiran buatan dan anak itu dipaksakan untuk keluar dari tempat pemeliharaan dan perlindungannya.

5. Juga dipakai cara operasi Sesaria seperti pada kehamilan yang biasa. Dengan berbagai alasan seseorang melakukan aborsi tetapi alasan yang paling utama adalah alasan-alasan non-medis.

Di Amerika Serikat alasan aborsi antara lain:

1. Tidak ingin memiliki anak karena khawatir menggangu karir, sekolah, atau tanggung jawab yang lain (75%).

2. Tidak memiliki cukup uang untuk merawat anak (66%).

3. Tidak ingin memiliki anak tanpa ayah (50%). Alasan lain yang sering dilontarkan adalah masih terlalu muda (terutama mereka yang hamil di luar nikah), aib keluarga, atau sudah memiliki banyak anak.

Ada orang yang menggugurkan kandungan karena tidak mengerti apa yang mereka lakukan. Mereka tidak tahu akan keajaiban-keajaiban yang dirasakan seorang calon ibu, saat merasakan gerakan dan geliatan anak dalam kandungannya.

Alasan-alasan seperti ini juga diberikan oleh para wanita di Indonesia yang mencoba meyakinkan dirinya bahwa membunuh janin yang ada di dalam kandungannya adalah boleh dan benar. Semua alasan-alasan ini tidak berdasar.

Sebaliknya, alasan-alasan ini hanya menunjukkan ketidak pedulian seorang wanita, yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Data ini juga didukung oleh studi dari Aida Torres dan Jacqueline Sarroch Forrest (1998) yang menyatakan bahwa hanya 1% kasus aborsi karena perkosaan atau incest (hubungan intim satu darah), 3% karena membahayakan nyawa calon ibu, dan 3% karena janin akan bertumbuh dengan cacat tubuh yang serius. Sedangkan 93% kasus aborsi adalah karena alasan-alasan yang sifatnya untuk kepentingan diri sendiri termasuk takut tidak mampu membiayai, takut dikucilkan, malu, atau gengsi.

ABORSI MENURUT ISLAM

Dr. Abdurrahman Al Baghdadi (1998) dalam bukunya Emansipasi Adakah Dalam Islam halaman 127-128 menyebutkan bahwa aborsi dapat dilakukan sebelum atau sesudah ruh (nyawa) ditiupkan. Jika dilakukan setelah setelah ditiupkannya ruh, yaitu setelah 4 (empat) bulan masa kehamilan, maka semua ulama ahli fiqih (fuqoha) sepakat akan keharamannya. Tetapi para ulama fiqih berbeda pendapat jika aborsi dilakukan sebelum ditiupkannya ruh. Sebagian memperbolehkan dan sebagiannya mengharamkannya.

Yang memperbolehkan aborsi sebelum peniupan ruh, antara lain Muhammad Ramli (w. 1596 M) dalam kitabnya An Nihayah dengan alasan karena belum ada makhluk yang bernyawa.

Ada pula yang memandangnya makruh, dengan alasan karena janin sedang mengalami pertumbuhan. Yang mengharamkan aborsi sebelum peniupan ruh antara lain Ibnu Hajar (w. 1567 M) dalam kitabnya At Tuhfah dan Al Ghazali dalam kitabnya Ihya` Ulumiddin. Bahkan Mahmud Syaltut, mantan Rektor Universitas Al Azhar Mesir berpendapat bahwa sejak bertemunya sel sperma dengan ovum (sel telur) maka aborsi adalah haram, sebab sudah ada kehidupan pada kandungan yang sedang mengalami pertumbuhan dan persiapan untuk menjadi makhluk baru yang bernyawa yang bernama manusia yang harus dihormati dan dilindungi eksistensinya.

Akan makin jahat dan besar dosanya, jika aborsi dilakukan setelah janin bernyawa, dan akan lebih besar lagi dosanya kalau bayi yang baru lahir dari kandungan sampai dibuang atau dibunuh. Pendapat yang disepakati fuqoha, yaitu bahwa haram hukumnya melakukan aborsi setelah ditiupkannya ruh (empat bulan), didasarkan pada kenyataan bahwa peniupan ruh terjadi setelah 4 (empat) bulan masa kehamilan.

Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah Saw telah bersabda: “Sesungguhnya setiap kamu terkumpul kejadiannya dalam perut ibumu selama 40 hari dalam bentuk ‘nuthfah’, kemudian dalam bentuk ‘alaqah’ selama itu pula, kemudian dalam bentuk ‘mudghah’ selama itu pula, kemudian ditiupkan ruh kepadanya.” [HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, dan Tirmidzi].

Maka dari itu, aborsi setelah kandungan berumur 4 bulan adalah haram, karena berarti membunuh makhluk yang sudah bernyawa. Dan ini termasuk dalam kategori pembunuhan yang keharamannya antara lain didasarkan pada dalil-dalil syar’i berikut.

Firman Allah SWT:

• “Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena kemiskinan. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu.” (Qs. al-An’aam [6]: 151).

• “Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu.” (Qs. al-Isra` [17]: 31).

• “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan (alasan) yang benar (menurut syara’).” (Qs. al-Isra` [17]: 33).

• “Dan apabila bayi-bayi yang dikubur hidup-hidup itu ditanya karena dosa apakah ia dibunuh.” (Qs. at-Takwiir [81]: 8-9)

Berdasarkan dalil-dalil ini maka aborsi adalah haram pada kandungan yang bernyawa atau telah berumur 4 bulan, sebab dalam keadaan demikian berarti aborsi itu adalah suatu tindak kejahatan pembunuhan yang diharamkan Islam.

Adapun aborsi sebelum kandungan berumur 4 bulan, seperti telah diuraikan di atas, para fuqoha berbeda pendapat dalam masalah ini.

Akan tetapi menurut pendapat Syaikh Abdul Qadim Zallum (1998) dan Dr. Abdurrahman Al Baghdadi (1998), hukum syara’ yang lebih rajih (kuat) adalah sebagai berikut. Jika aborsi dilakukan setelah 40 (empat puluh) hari, atau 42 (empat puluh dua) hari dari usia kehamilan dan pada saat permulaan pembentukan janin, maka hukumnya haram.

Dalam hal ini hukumnya sama dengan hukum keharaman aborsi setelah peniupan ruh ke dalam janin. Sedangkan pengguguran kandungan yang usianya belum mencapai 40 hari, maka hukumnya boleh (ja’iz) dan tidak apa-apa.

Dalil syar’i yang menunjukkan bahwa aborsi haram bila usia janin 40 hari atau 40 malam adalah hadits Nabi Saw berikut:

“Jika nutfah (gumpalan darah) telah lewat empat puluh dua malam, maka Allah mengutus seorang malaikat padanya, lalu dia membentuk nutfah tersebut; dia membuat pendengarannya, penglihatannya, kulitnya, dagingnya, dan tulang belulangnya. Lalu malaikat itu bertanya (kepada Allah), ‘Ya Tuhanku, apakah dia (akan Engkau tetapkan) menjadi laki-laki atau perempuan?’ Maka Allah kemudian memberi keputusan…” [HR. Muslim dari Ibnu Mas’ud r.a.].

Dalam riwayat lain, Rasulullah Saw bersabda: “(jika nutfah telah lewat) empat puluh malam…” Hadits di atas menunjukkan bahwa permulaan penciptaan janin dan penampakan anggota-anggota tubuhnya, adalah setelah melewati 40 atau 42 malam.

Dengan demikian, penganiayaan terhadapnya adalah suatu penganiayaan terhadap janin yang sudah mempunyai tanda-tanda sebagai manusia yang terpelihara darahnya (ma’shumud dam). Tindakan penganiayaan tersebut merupakan pembunuhan terhadapnya.

Berdasarkan uraian di atas, maka pihak ibu si janin, bapaknya, ataupun dokter, diharamkan menggugurkan kandungan ibu tersebut bila kandungannya telah berumur 40 hari.

Siapa saja dari mereka yang melakukan pengguguran kandungan, berarti telah berbuat dosa dan telah melakukan tindak kriminal yang mewajibkan pembayaran diyat bagi janin yang gugur, yaitu seorang budak laki-laki atau perempuan, atau sepersepuluh diyat manusia sempurna (10 ekor onta), sebagaimana telah diterangkan dalam hadits shahih dalam masalah tersebut.

Rasulullah Saw bersabda : “Rasulullah Saw memberi keputusan dalam masalah janin dari seorang perempuan Bani Lihyan yang gugur dalam keadaan mati, dengan satu ghurrah, yaitu seorang budak laki-laki atau perempuan…” [HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah r.a.] (Abdul Qadim Zallum, 1998).

Sedangkan aborsi pada janin yang usianya belum mencapai 40 hari, maka hukumnya boleh (ja’iz) dan tidak apa-apa. Ini disebabkan bahwa apa yang ada dalam rahim belum menjadi janin karena dia masih berada dalam tahapan sebagai nutfah (gumpalan darah), belum sampai pada fase penciptaan yang menunjukkan ciri-ciri minimal sebagai manusia.

Di samping itu, pengguguran nutfah sebelum menjadi janin, dari segi hukum dapat disamakan dengan ‘azl (coitus interruptus) yang dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kehamilan.

‘Azl dilakukan oleh seorang laki-laki yang tidak menghendaki kehamilan perempuan yang digaulinya, sebab ‘azl merupakan tindakan mengeluarkan sperma di luar vagina perempuan. Tindakan ini akan mengakibatkan kematian sel sperma, sebagaimana akan mengakibatkan matinya sel telur, sehingga akan mengakibatkan tiadanya pertemuan sel sperma dengan sel telur yang tentu tidak akan menimbulkan kehamilan.

Rasulullah Saw telah membolehkan ‘azl kepada seorang laki-laki yang bertanya kepada beliau mengenai tindakannya menggauli budak perempuannya, sementara dia tidak menginginkan budak perempuannya hamil.

Rasulullah Saw bersabda kepadanya: “Lakukanlah ‘azl padanya jika kamu suka!”

[HR. Ahmad, Muslim, dan Abu Dawud].

Namun demikian, dibolehkan melakukan aborsi baik pada tahap penciptaan janin, ataupun setelah peniupan ruh padanya, jika dokter yang terpercaya menetapkan bahwa keberadaan janin dalam perut ibu akan mengakibatkan kematian ibu dan janinnya sekaligus.

Dalam kondisi seperti ini, dibolehkan melakukan aborsi dan mengupayakan penyelamatan kehidupan jiwa ibu. Menyelamatkan kehidupan adalah sesuatu yang diserukan oleh ajaran Islam, sesuai

firman Allah SWT: “Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (Qs. al-Maa’idah [5]: 32) .

Di samping itu aborsi dalam kondisi seperti ini termasuk pula upaya pengobatan. Sedangkan Rasulullah Saw telah memerintahkan umatnya untuk berobat.

Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla setiap kali menciptakan penyakit, Dia ciptakan pula obatnya. Maka berobatlah kalian!”

[HR. Ahmad].

Kaidah fiqih dalam masalah ini menyebutkan: “Idza ta’aradha mafsadatani ru’iya a’zhamuha dhararan birtikabi akhaffihima” “Jika berkumpul dua madharat (bahaya) dalam satu hukum, maka dipilih yang lebih ringan madharatnya”.

Berdasarkan kaidah ini, seorang wanita dibolehkan menggugurkan kandungannya jika keberadaan kandungan itu akan mengancam hidupnya, meskipun ini berarti membunuh janinnya. Memang mengggugurkan kandungan adalah suatu mafsadat. Begitu pula hilangnya nyawa sang ibu jika tetap mempertahankan kandungannya juga suatu mafsadat.

Namun tak syak lagi bahwa menggugurkan kandungan janin itu lebih ringan madharatnya daripada menghilangkan nyawa ibunya, atau membiarkan kehidupan ibunya terancam dengan keberadaan janin tersebut (Dr. Abdurrahman Al Baghdadi, 1998).

Pendapat yang menyatakan bahwa aborsi diharamkan sejak pertemuan sel telur dengan sel sperma dengan alasan karena sudah ada kehidupan pada kandungan, adalah pendapat yang tidak kuat. Sebab kehidupan sebenarnya tidak hanya wujud setelah pertemuan sel telur dengan sel sperma, tetapi bahkan dalam sel sperma itu sendiri sudah ada kehidupan, begitu pula dalam sel telur, meski kedua sel itu belum bertemu.

Kehidupan (al hayah) menurut Ghanim Abduh dalam kitabnya Naqdh Al Isytirakiyah Al Marksiyah (1963) halaman 85 adalah “sesuatu yang ada pada organisme hidup.” (asy syai` al qa`im fi al ka`in al hayyi).

Ciri-ciri adanya kehidupan adalah adanya pertumbuhan, gerak, iritabilita, membutuhkan nutrisi, perkembangbiakan, dan sebagainya.

Dengan pengertian kehidupan ini, maka dalam sel telur dan sel sperma (yang masih baik, belum rusak) sebenarnya sudah terdapat kehidupan, sebab jika dalam sel sperma dan sel telur tidak ada kehidupan, niscaya tidak akan dapat terjadi pembuahan sel telur oleh sel sperma.

Jadi, kehidupan (al hayah) sebenarnya terdapat dalam sel telur dan sel sperma sebelum terjadinya pembuahan, bukan hanya ada setelah pembuahan. Berdasarkan penjelasan ini, maka pendapat yang mengharamkan aborsi setelah pertemuan sel telur dan sel sperma dengan alasan sudah adanya kehidupan, adalah pendapat yang lemah, sebab tidak didasarkan pada pemahaman fakta yang tepat akan pengertian kehidupan (al hayah).

Pendapat tersebut secara implisit menyatakan bahwa sebelum terjadinya pertemuan sel telur dan sel sperma, berarti tidak ada kehidupan pada sel telur dan sel sperma. Padahal faktanya tidak demikian. Andaikata katakanlah pendapat itu diterima, niscaya segala sesuatu aktivitas yang menghilangkan kehidupan adalah haram, termasuk ‘azl.

Sebab dalam aktivitas ‘azl terdapat upaya untuk mencegah terjadinya kehidupan, yaitu maksudnya kehidupan pada sel sperma dan sel telur (sebelum bertemu). Padahal ‘azl telah dibolehkan oleh Rasulullah Saw. Dengan kata lain, pendapat yang menyatakan haramnya aborsi setelah pertemuan sel telur dan sel sperma dengan alasan sudah adanya kehidupan, akan bertentangan dengan hadits-hadits yang membolehkan ‘azl.

Wallahu Alam, semoga bermanfaat





Jumat, 26 November 2010

Di Tanah Suci, Obama Terus Didoakan Neneknya Agar Masuk Islam

RIYAD (voa-islam.com) – Saat menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah, nenek Kandung Obama tak henti-hentinya berdoa kepada Allah agar cucu kandungnya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama diberi hidayah masuk Islam.

Sarah Omar, nenek Obama tahun ini menunaikan ibadah haji. Dia berangkat dari Kenya bersama lima anggota keluarganya. Dalam doanya selama di Makkah, dia selalu memohon kepada Allah SWT agar Obama masuk islam.

Sarah Omar adalah nenek kandung Obama dari ayahnya, Hajah Omar. Ia sekarang tinggal di Kenya.

"Saya doakan Barack cucu saya untuk masuk Islam," kata Sarah Omar, Kamis. Selain bersama seorang putra, dia juga menunaikan ibadah haji bersama empat cucunya..

Kepergian Sarah Omar beserta anak dan cucunya ke Tanah Suci itu sepertinya terselenggara atas dukungan Kerajaan Arab Saudi. Sarah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Raja Abdullah atas keramahannya dalam menerima para jamaah haji dari berbagai penjuru dunia.

...."Saya berdoa untuk cucuku Barack, agar dia memeluk Islam," ujar Sarah Omar....

"Saya berdoa untuk cucuku Barack, agar dia memeluk Islam," ujar Sarah Omar, 88 tahun, ketika diwawancarai oleh harian Al-Watan di Jedah usai menjalankan rukun haji, Kamis (25/11/2010).

Koran tersebut melaporkan, Sarah Omar berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji bersama paman Obama yaitu Saeed Hussein Obama dan empat cucunya. Mereka menjadi tamu Pelayan Dua Masjid Suci Raja Abdullah.

Kepada harian tersebut, Sarah menolak memberikan komentar atas sikap politik Obama. Dia hanya bersedia memberikan pernyataan yang terkait dengan haji. Dalam pernyataanya kepada koran tersebut Sarah Omar mengatakan bahwa dirinya hanya bisa berbicara soal ritual ibadah haji dan tak dapat berkomentar masalah politik yang dilakukan Obama.

"Saya sangat takjub dan teringat kembali apa yang diceritakan oleh guru saya saat di sekolah dasar. Dia dulu pernah bercerita soal Mekkah dan Madina ketika saya masih bocah," kata Sarah Omar yang berasal dari Desa Koglilu, Kenya barat.

Ketika ditanya soal kemungkinan Obama menjadi presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya, Sarah yang ditemani Saeed Obama dan cucu-cucunya menjawab, "Hanya Allah yang tahu. Masa depan tidak ada yang tahu."

Selain berdoa untuk Presiden Obama, Sarah juga memanjatkan keinginan agar Pelayan Dua Masjid Suci Raja Abdullah segera sembuh dari penyakitnya.

Kehadiran Sarah bersama putra dan cucu-cucunya di Arab Saudi mendapat sambutan luar biasa dari Kerajaan. Pangeran Mamdouh menjadi tuan rumah langsung dalam jamuan makan malam bagi mereka di istananya di Jedah, Rabu (24/11/2010).

Faisal Ambuya, salah satu sepupu Obama, mengatakan "Nenek saya sangat berminat mendoakan umat non Muslim menjadi Muslim dan saya belajar tentang Islam dari beliau."

"Saat saya kembali ke kampung, saya akan sampaikan kepada warga desa tentang kekuatan Islam," ujarnya.

Paman Obama mengaku terus terang bahwa dirinya tak pernah berpikir sanggup menunaikan ibadah haji tahun ini. "Saya sangat bersyukur, sebab saya dapat melaksakan ibadah haji. Alhamdulillah, saya panjatkan kepada Allah dan terima kasih untuk Raja Abdullah yang bersedia mengundang kami." [taz/tempo]

Kamis, 25 November 2010

Kumpulan Hadits Part 33

Dari Abi Musa r.a., Aku dan Mua'adz pernah diutus oleh Rasulullah ke Yaman, maka beliau bersabda: "Permudahlah dan jangan mempersulit. Bawalah kabar gembira dan jangan menakut-nakuti. Bekerjasamalah kalian berdua dan jangan berselisih paham". (HR. Buhkari dan Muslim)

Dari Abu Dzar r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Senyummu di hadapan saudaramu merupakan sedekah bagimu, memerintahkan yang makruf dan mencegah yang mungkar merupakan sedekah bagimu, menunjuki orang yang tersesat jalan merupakan sedekah bagimu, menuntun orang yang buta merupakan sedekah bagimu, menyingkirkan duri atau tulang yang menghalangi jalan merupakan sedekah bagimu, dan menuangkan air dari timbamu ke timba saudaramu merupakan sedekah bagimu". (HR. Tirmidzi)

Dari Haritsah bin Wahab r.a. katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Bersedakahlah kamu, karena nanti akan datang suatu masa bagi manusia, dimana seseorang berjalan membawa sedekahnya, tetapi tidak diperolehnya orang yang menerimanya". (HR. Bukhari)

Dari Sa'id Al Khudri r.a. dari Nabi saw. beliau bersabda: "Setiap Allah mengutus seorang Rasul atau mengangkat seorang Khalifah (kepala pemerintahan) di sampingnya ada dua orang pembantu terdekat. Yang seorang menyuruh dan menggalakkan melakukan perbuatan baik, sedang yang satunya lagimenyuruh dan menggalakkan melakukan perbuatan jahat. Orang yang terpelihara dari kesalahan ialah orang yang dipelihara oleh Allah". (HR. Bukhari)

Dari Abu Ubaid r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Tidak boleh seseorang kamu mengharapkan kematian. Adakalanya dia orang berbuat baik, mudah-mudahan bertambah amal baiknya. Atau dia orang yang berbuat salah, mudah-mudahan dapat memperbaiki kesalahannya (tobat)". (HR. Bukhari)




TERRY JONES BANGGA AYAT CABUL PUNYA PAULUS


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bismillah

International Burn A Bible Day, For Nine Reasons

…Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu… (Al Maa-idah 5:3)

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: "Kamu pasti akan dikalahkan (di dunia ini) dan akan digiring ke dalam neraka Jahanam. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya". (Ali Imran 3:12)

Kontroversi, kecaman dan ketegangan mewarnai kehidupan sebagian masyarakat AS menyusul pengumuman Terry Jones, Pastur Gereja Gainesville, Florida, untuk membakar Al Qur’an pada peringatan 11 September.Pastur berusia lansia ini mengatakan bahwa dia ingin ‘mengekspos Islam’ sebagai ‘agama yang doyan kekerasan dan penindasan’.

Terry Jones, sesuai yang dilansir News.au, menuduh Islam dan hukum syariah bertanggung jawab atas aksi terorisme terhadap World Trade Center di New York pada 11 September 2001. Padahal, aksi Terry Jones sendiri hanya akan mengakibatkan terancamnya stabilitas keamanan Amerika Serikat seperti yang dilansir oleh tvOne, Komandan Perang Afghanistan Amerika Serikat, Jenderal Davis Petraeus, mengingatkan bahwa kehidupan tentara AS akan berbahaya jika gereja evangelis Florida akan melaksanakan rencananya membakar kitab suci Al Qur’an pada peringatan 9/11 Sabtu.

Dikutip dari pernyataan FUI yang dibacakan sekjen FUI Muhammad Al Khathath bahwa Terry Jones bukan saja berencana membakar mushaf Al-Qur’an, tapi juga telah menghina dan mencerca Islam dengan menyatakan bahwa “Islam adalah setan, yang menyebabkan jutaan orang masuk neraka dan Islam adalah agama menipu, agama kekerasan dan itu terbukti,” sebagaimana dikutip BBC awal pekan ini.

FUI menyatakan bahwa Pastor Terry Jones halal darahnya menurut hukum syariat Islam dan wajib bagi seluruh kaum muslimin di seluruh dunia yang memiliki kemampuan untuk membunuh Pastor Terry Jones dan menyerukan kepada Pemerintah Amerika Serikat untuk menghentikan perbuatan biadab pastur tersebut. Menanggapi hal ini, saya sangat heran dengan perilaku Mr. Jones yang sungguh berani untuk membakar Kitab Suci Al-Qur’an, bahkan anak beliau sendiri, Emma Jones menyebut ayahnya tidak waras alias gila.

Seperti yang dilansir detik News, Emma Jones yang tinggal di Jerman, menjelaskan dia sudah mencoba mengirimkan email untuk mencegah rencana ayahnya. Namun email itu tidak dibalas sang ayah. “Ayah saya bukan orang yang mudah menyerah. Sebagai anak saya melihat ada hal baik di dalam dirinya. Tapi saya rasa dia butuh perawatan,” ujar wanita yang berusia 30 tahun ini.“Saya kira dia sudah tidak waras,” tambah Emma saat diwawancarai Spiegel online dan dikutip reuters, Sabtu (11/9/2010).

Walaupun aksi pastor gila itu untuk mengadakan event internasional “Burn A Koran Day” telah 100% dibatalkan, namun tindakkannya yang telah menyebabkan kekacauan dan kemarahan umat muslim di seluruh dunia tidak bisa dima’afkan begitu saja, apalagi dia telah menghina Islam dengan membuat tulisan besar-besar “Islam is of the Devil” di halaman gerejanya.

Dan dia membuat sebuah buku yang berjudul seperti itu.Seandainya Pastor Terry Jones memiliki otak manusia, pasti dia akan memilih untuk membakar kitab sucinya sendiri dibandingkan kitab suci agama lain. Mengapa demikian? Pastor Terry Jones adalah seorang pemimpin agama salah satu sekte dari ribuan sekte Kristen lainnya. Apapun sektenya, yang namanya berstatus Kristen pasti kitab yang dipakai adalah Bible.

PANGERAN BERKATA : ADA 9 ALASAN PASTOR TERRY JONES HARUS MEMBAKAR KITABNYA SENDIRI.

1. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena beliau dan jema’atnya pasti tidak membutuhkan Alkitab, mengapa? Karena seluruh ajaran yang ada di Alkitab atau ajaran yang dibawa Yesus bukan untuk mereka. Sebagai contoh: Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)

Sudah jelas bahwa Pastor Terry Jones dan domba-dombanya adalah asli warga Amerika, bukan bangsa Israel, dan Yesus diutus hanya untuk bangsa Yahudi yang menegakkan hukum Taurat.

“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

(Matius 5:17)

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

(Matius 5:18)

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

(Matius 5:19)

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)

Bahkan Yesus hanya berdoa untuk bangsa Israel saja:"Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia aku berdoa, tetapi untuk mereka (Bani Israel) yang telah Engkau berikan kepadaku, sebab mereka adalah milik-Mu" (Yohanes 17:9).

Allah juga telah menjelaskan bahwa Nabi Isa hanya untuk Bani Isra’il: Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israel ( yang berkata kepada mereka):

"Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman." (Ali Imran 3:49)

Jadi jelas bahwa Yesus sedang membicarakan bangsa Yahudi agar selalu menegakkan hukum Taurat, bukan kepada orang Kristen karena beliau bukan untuk orang Kristen.Kesimpulannya, jika Terry Jones dan para dombanya masih percaya pada Alkitab seharusnya mereka menganut agama Yahudi saja supaya bisa masuk surga. Kalau tidak mau,

BAKAR SAJA KITABMU TERRY JONES!

2. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena beliau dan jema’atnya pasti bukan pengikut Yesus dan tidak pernah mengamalkan perintah Yesus.Yesus mengajarkan untuk selalu menyembah Tuhan, Allah Yang Maha Esa, bukan menyembah dirinya dan Yesus mengakui dirinya hanya utusan Tuhan.“Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:42)

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah Yang Benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar daripada Aku. (Yohanes 14:28)

"Berkatalah Yesus kepadanya: 'Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti' …" (Matius 4:10)Sayangnya Pastor Terry Jones dan umat Kristen yang lain malah menyembah Yesus bukan menyembah Yang Lebih Besar dari Yesus dan Yang Mengutus Yesus. Ada apakah gerangan dengan Bapak Jones ini?

Dengan tegas Allah mencela orang yang menuhankan Isa Almasih:Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam".

Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putra Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi semuanya?" Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

(Al Maa-idah 5:17)

Bahkan Yesus menjamin neraka bagi orang yang menuhankannya termasuk bagi Pastor Terry Jones dan jema’atnya:

"Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku (Yesus) akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

(Matius 7:22)

Pastor Terry Jones beserta jema’atnya juga tidak mengamalkan perintah Yesus yang ini: Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. (Matius 5:30)

Perilaku membakar kitab suci agama lain dan mengejek agama lain dengan membabi-buta tanpa pengetahuan adalah perbuatan menyesatkan, apalagi si Terry ini mengajak orang lain untuk mengikuti kesesatannya. Jika Terry Jones benar-benar mengimani Alkitab, dia harus memotong tangannya disebabkan aksi bejadnya itu.

Yesus disunat pada usia delapan hari.Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)

Perintah sunat sudah ada dalam Taurat:Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; (Kejadian 17:10)

Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)

Hadist riwayat Abu Hurairah rodiyallahu ‘anhu:Dari Nabi sholallahu ‘alayhi wasalam, beliau bersabda: “Fitrah itu ada lima perkara: berkhitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan menggunting kumis.” (Shahih Muslim No.377)

Saya yakin Terry Jones dan bala tentaranya tidak ada yang disunat dan lagi-lagi mereka melanggar perintah Tuhan dan tidak mengikuti Yesus. Bahkan, orang yang tidak disunat harus dibunuh: Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kejadian 17:14)

Yesus dan para nabi lainnya juga mengajarkan untuk bersujud apabila berdoa:Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)

Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka. (Bilangan 20:6)

Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: (Kejadian 17:2-3)

Tapi kenyataannya, bagaimana cara Pastor tersebut beserta pengikutnya beribadah di gereja?

Pernahkah mereka bersujud?

Pasti tidak pernah, karena mereka orang yang sombong: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. (As Sajdah 32:15)

Yesus meninggal dengan cara dikafani. Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40)

Di sini, kita mendapat dua point: Yesus meninggal dengan cara dikafani, Yesus adalah orang Yahudi. Pastor Terry Jones ketika mati nanti pasti tidak dikafani, dan dia bukan orang Yahudi.

Nabi Muhammad sholallahu ‘alayhi wasalam pun meninggal dengan cara dikafani pula:Hadist riwayat Aisyah rodiyallahu ‘anha, ia berkata: “Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasalam dikafani dalam tiga lapis kain tenun putih yang terbuat dari kapas, tanpa ada baju ataupun sorban.

(Shahih Muslim No.1563)

Alkitab juga mengharamkan babi, tapi saya yakin Terry Jones dan beberapa jema’atnya juga doyan makan babi:Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.

(Imamat 11:7-8)

Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan jangnlah kamu terkena bangkainya. (Ulangan 14:8)

Berbeda dengan Al-Qur’an yang konsisten dengan hukum syari’atnya:Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(Al-Maa-idah 5:3)

Pastor Terry Jones lebih baik membakar Alkitabnya dan membuat kitab sendiri serta ajaran baru buatan sendiri karena tidak mengikuti ajaran Yesus dan Alkitabnya. Untuk apa memeluk suatu agama dan mengimani sebuah kitab kalau justru mengingkari kitabnya sendiri?

3. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena selalu mengalami perubahan dan revisi. Bagaimana yang katanya Firman Tuhan dan Kitab Suci tapi harus mengalami editan sedemikian rupa. Apakah saya fitnah? Ini buktinya:Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.

(Imamat 11:7)

Tahukah anda, bahwa sebenarnya ayat ini merupakan hasil revisi atau editan dari Alkitab cetakan lama 1991 yang bunyinya:Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu.

(Imamat 11:7)

Terlihat sangat jelas ada penambahan kata hutan yang mengikuti kata babi pada edisi yang baru, entah apa tujuannya. Mungkin supaya Bapak Terry Jones punya alasan agar tetap bisa makan babi. Kan yang haram cuma babi hutan, kalau babi kota ya nggak.

COBA KITA LIHAT AYAT PORNO UNTUK 17 KE ATAS

“Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.”

(Yehezkiel 23:20)

Mari kita lihat ayat sebelum di update terbitan LAI tahun 1970: “Dan melampiaskan hasratnja dengan petjinta mereka, jang pelirnja seperti pelir keledai dan jang pantjarannja laksana pantjaran kuda djantan.” (Yehezkiel 23:20)

Padahal kata pelir pada edisi lama sangat jauh berbeda dengan kata aurat pada edisi yang baru. Kita mengenal bahwa aurat adalah meliputi seluruh anggota tubuh yang wajib ditutup pakaian.

Dalam Islam misalnya, aurat wanita meliputi ujung rambut hingga ujung kaki kecuali wajah dan telapak tangan.Sedangkan kata ‘pelir’ lebih spesifik yaitu merujuk kepada kelamin laki-laki. Silahkan anda berpendapat, mengapa LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) tidak mau lagi mempertahankan kata ‘pelir’ dalam Alkitab mereka.

Yang ini pun tidak lepas dari editing: Dan lagi adalah pada Raja Sulaiman empat puluh ribu kandang akan segala rata baginda dan dua belas ribu orang berkuda.

(1 Raja-raja 4:26)

Direvisi menjadi: Lagipula Salomo mempunyai kuda empat ribu kandang untuk kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda. (1 Raja-raja 4:26)40.000 menjadi 4.000?

Dan yang ini juga:…Maukah engkau suatu bala kelaparan tujuh tahun lamanya berlaku dalam negerimu? (2 Samuel 24:13)

Direvisi menjadi ”Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? (2 Samuel 24:13)

Allah telah berfirman mengenai hal ini:Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Al Baqarah 2:79)

4. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena penuh dengan kontradiksi antara satu ayat dengan ayat lainnya.Ini hanyalah salah satu contoh dari ribuan kontradiksi lainnya:Daud menawan dari padanya seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (2 Samuel 8:4)

Bertentangan dengan: Daud merebut dari padanya seribu kereta, tujuh ribu orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (1 Tawarikh 18:4)

Bahkan waktu kelahiran Yesus pun mengalami kontradiksi, menurut catatan yang ada dalam Injil Lukas 2:1-20, Yesus dilahirkan ketika diselenggarakan sensus penduduk di wilayah Syiria dan Palestina atas perintah Kaisar Augustus (27 SM – 14 M) sekitar tahun 7 M (759 Romawi), setelah Kaisar Herodes Archelaus (4 SM – 6 M) dipecat oleh pemerintah Romawi dan Yudea secara langsung dijadikan wilayah propinsi Roma. Sebaliknya, Injil Matius, Yesus dilahirkan pada masa pemerintahan Kaisar Herodes Agung (37 SM – 4 SM), ayah dari Kaisar Herodes Archelaus yang wafat pada tahun 4 SM (749 Romawi).

5. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena dia berani membakar Al-Qur’an dengan alasan bahwa Al-Qur’an mengajarkan perang dan terorisme. Apakah dia pikir Alkitab tidak pernah mengajarkan perang?

Beginilah firman Tuhan semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir.Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai. (1 Samuel 15:2-3)

Dan ajaran perang yang ini yang Pastor Terry Jones tidak sadar telah menghujat Alkitabnya sendiri dengan mengatakan bahwa Islam mengajarkan pembunuhan: Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya;dan setelah Tuhan, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang.Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kau pergunakan.Demikianlah harus kau lakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini.Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas. (Ulangan 20:12-16)

Bahkan Pastor Terry Jones menghujat Islam mengajarkan pembunuhan dengan mengatakan bahwa Islam mengajarkan untuk merajam dan menghukum mati orang yang murtad.

Dari Ibnu Mas’ud rodiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasalam bersabda: “Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa saya (Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasalam) adalah utusan Allah kecuali dengan tiga sebab: Orang tua yang berzina, membunuh orang lain (dengan sengaja), dan meninggalkan agamanya berpisah dari jama’ahnya. (Riwayat Bukhori dan Muslim)

Saya yakin pastor gila ini tidak pernah membaca Alkitabnya sendiri: Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya,dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu; dan apabila hal itu diberitahukan atau terdengar kepadamu, maka engkau harus memeriksanya baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di antara orang Israel,maka engkau harus membawa laki-laki atau perempuan yang telah melakukan perbuatan jahat itu ke luar pintu gerbang, kemudian laki-laki atau perempuan itu harus kaulempari dengan batu sampai mati. (Ulangan 17:2-5)

Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu. (Ulangan 13:6-10)

Pastor sesat ini juga sempat mengejek bahwa Islam adalah agama setan dan menipu, tapi kenyataan malah membuktikkan sebaliknya.

Rasul Paulus mengajarkan bahwa semakin dosa berlimpah, maka karunia Tuhan semakin melimpah ruah: "Dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah"

(Roma 5:20).

Bahkan Yakub, nenek moyang Yesus pernah melakukan penipuan agar mendapat berkata:

(Kejadian 27: 1-40) Ribkah yang adalah menantu Ibrahim itu pilih kasih kepada anaknya. Dia lebih mengasihi Yakub daripada Esau, anak sulungnya.Karena Ishak sudah tua dan sudah tidak bisa melihat, maka sesuai dengan tradisi turun-temurun, dia harus memberkati anaknya yang sulung, yaitu Esau. Tetapi, dengan sangat liciknya Ribkah dan Yakub menyusun rekayasa jahat agar yang diberkati oleh Ishak adalah Yakub itu.Maka dengan satu tipuan ulung, Yakub dapat mengelabuhi Ishak yang sudah buta, sehingga dia dianggap sebagai Esau, akhirnya Yakublah yang diberkati oleh Ishak sebagai anak sulung yang istimewa, leluhur bangsa Yahudi, nenek moyang Yesus.

6. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena tidak sesuai apabila kitab yang dipakai olehnya masih diimani hingga sekarang.Menurut Alkitab, langit memiliki tiang:Tiang-tiang langit bergoyang-goyang, tercengang-cengang oleh hardik-Nya. (Ayub 26:11)

Entah ini asli Firman Tuhan atau tidak yang jelas sangat bertentangan dengan Firman Allah dalam Al-Qur’an:

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

(Luqman 31:10)

Bumi pusat tata surya:“Lalu Yosua berbicara di hadapan bangsa Israel:

“Matahari berhentilah engkau di atas Gibeon dan engkau bulan di atas lembah Ayalon!” Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu tertulis dalam Kitab Orang Jujur?” (Yoshua 10:12-13)

Menurut ayat di atas bulan tidak bergerak, padahal kita semua tahu bahwa bulan mengalami tiga pergerakan, yaitu rotasi, revolusi mengelilingi bumi, dan revolusi mengelilingi matahari. Sejarah mencatat, Rabu, 22 Juni 1632, vonis terhadap Galileo dijatuhkan dan ia dikenai hukuman rumah karena telah mengganggu keimanan umat.

Bumi berbentuk kotak, memiliki empat sudut:Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang, dan akan menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat penjuru bumi. (Yesaya 11:12)

7. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya, karena saya sangat yakin dia dan pengikutnya tidak akan dapat melakukan hal-hal seperti berikut untuk membuktikkan bahwa mereka benar-benar beriman pada Yesus dan Alkitab"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu".

(Matius 17:20)

"Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya di atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

(Markus 16:17-18)

Jangankan memindahkan gunung, minum racun, dan memegang ular, berhadapan dengan Osama bin Laden pun pasti dia akan sembunyi di balik pantat si muka sepatu, George W. Bush.

Seandainya Tuan Yesus masih hidup hingga sekarang pasti beliau akan malu sekali memiliki penyembah seperti si Terry Jones dan pengikutnya ini.Jadi saya sarankan kepada Bapak Jones dan pengikutnya, daripada membakar kitab suci orang lain lebih baik buktikkan dulu keimanan anda dengan melakukan seperti ayat Alkitab di atas. Kalau tidak bisa berarti anda bukan orang beriman dan lebih baik untuk membuang kitab anda sendiri.

8. Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya dikarenakan terlalu banyak ayat-ayat yang mengandung kejanggalan, entah asli firman Tuhan atau telah diobrak-abrik tangan jahil manusia. Kemungkinan besar kebanyakan warga Amerika dan Eropa beralih menjadi atheis dan sebagian menjadi muslim dikarenakan ayat-ayat tersebut.4:12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka. "4:13

Selanjutnya TUHAN berfirman: 'Aku akan membuang orang Israel ke tengah-tengah bangsa -bangsa dan demikianlah mereka akan memakan rotinya najis di sana. "4:14

Maka kujawab: 'Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi. "4:15

Lalu firman-Nya kepadaku: "Lihat, kalau begitu Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu di atasnya. " (Yehezkiel 4:12-15)

Dan ayat ini yang memberikan sifat aneh tentang Tuhan:"Berpikirlah TUHAN: "Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?" (Kejadian 18:17)

Bukankah Tuhan memiliki sifat Maha Tahu? Kenapa Dia harus berpikir? Jelas ini bukan firman Tuhan.

Patutkah Tuhan memiliki sifat seperti ini?

"Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap." (Yesaya 42:14).

Tuhan punya sifat lupa?

"Ah, betapa Tuhan menyelubungi puteri Sion dengan awan dalam murka-Nya! Keagungan Israel dilemparkan-Nya dari langit ke bumi. Tak diingat-Nya akan tumpuan kaki-Nya tatkala Ia murka" (Ratapan/Nudub Yeremia 2:1)

Tuhan menyuruh untuk menikahi pelacur?

"Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: "Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN" (Hosea 1:2).

"Berfirmanlah TUHAN kepadaku:

"Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis" (Hosea 3:1).

(WARNING, JUST FOR 17+)

Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.Sosok tubuhmu seumpama pohon kurma dan buah dadamu gugusannya.

Kataku: “Aku ingin memanjat pohon kurma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel. (Kidung Agung 7:6-8)



Sumber : Pangeran Mencari Solusi via Facebook

Halaman Ke