Senin, 28 Juni 2010

Gerbang Neraka

Gerbang Neraka (Uzbekistan)

gerbang_nerakaDisebut oleh orang setempat sebagai pintu menuju neraka atau pintu neraka, tempat ini terletak di dekat sebuah kota kecil Darvas di Uzbekistan. Saat ahli geologi melakukan pengeboran gas 35 tahun yang lalu, tiba-tiba mereka menemukan gua bawah tanah yang sangat besar.

Seluruh lokasi pengeboran dengan semua perlengkapan dan perkemahan terperosok masuk ke bawah tanah.

Tidak ada yang berani turun ke bawah karena gua besar tersebut dipenuhi oleh gas yang mudah terbakar, sehingga mereka membakarnya agar tidak ada gas beracun yang dapat keluar melalui lubang itu, dan sejak saat itu ia telah terbakar. Tidak ada yang tahu berapa ton gas luar biasa telah dibakar dalam tahun-tahun tersebut tetapi ia hanya terlihat tanpa batas. (The Epoch Times Australia/win).

Minggu, 27 Juni 2010

Kumpulan Hadits Part 3

Dari Abu Sa'id al-Khudri: "Kami berperang bersama Rasulullah di bulan Ramadhan. Di antara kami ada yang berpuasa dan ada yang berbuka. Yang berpuasa tidak mencela terhadap yang berbuka dan yang berbuka tidak mencela yang berpuasa, mereka berpendapat orang yang lebih kuat, maka puasanya lebih baik baginya. Sedangkan yang lemah maka berbukapun lebih baik baginya". (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah dan Ibnu Umar bahwa keduanya pernah mendengar Nabi SAW. bersabda di atas mimbar," Hendaklah orang-orang itu menghentikan perbuatan mereka meninggalkan sahat jum'at, atau kalau tidak, Allah akan menutup mata hati mereka, kemudian mereka akan termasuk ke dalam golongan orang-orang yang lalai". (HR. Muslim, Ahmad dan Nasa'i)

Dari Ibnu Umar r.a. dari Nabi SAW. beliau bersabda: "Laksanakanlah shalat-shalat sunnah di rumahmu, dan jangan kamu jadikan rumahmu itu seperti kuburan". (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW menyuruh kami menjenguk orang sakit, mengiringkan jenazah, menjawab do'a orang yang bersin, menepati sumpah, menolong orang yang teraniaya, memenuhi undangan dan menyebarluaskan salam. (HR. Bukhari-Muslim)

"Siapa yang merusak nama baik atau harta benda orang lain, maka minta maaflah kepadanya sekarang ini, sebelum datang hari dimana mata uang tidak laku lagi. Kalau ia mempunyai amal naik, sebahagian dari amal baiknya itu akan diambil, sesuai dengan kadar aniaya yang telah dilakukannya. Kalau ia tidak mempunyai amal baik, maka dosa orang lain itu diambil dan ditambahkan kepada dosanya." (HR. Bukhari)

Selasa, 22 Juni 2010

Kumpulan Hadits - Part 2

Takutlah kamu sekalian terhadap kezaliman, karena sesungguhnya itu merupakan kegelapan pada hari kiamat, dan takutlah kamu sekalian akan kikir karena sesungguhnya itu telah membinasakan orang-orang yang sebelum kamu dimana mereka terdorong untuk menumpahkan darah dan menghalalkan apa-apa yang telah diharamkan (HR. Muslim)

Nabi SAW. bersabda: "Janganlah bersumpah, kecuali dengan nama Allah. Dan jangan pula kamu bersumpah, kecuali berada dalam kebenaran". (HR. Abu Daud dan Nasa'i)

Nabi SAW. bersabda: "Siapa minta kepada allah mati syahid dengan sungguh-sungguh, niscaya Allah akan menyampaikannya ke tingkat orang mati syahid, meskipun mati diatas tempat tidurnya". (HR. Muslim)

Tidak satu pun orang yang telah masuk surga ingin hendak kembali ke dunia, walau seluruh isi bumi diberikan kepadanya, kecuali orang-orang yang mati syahid. Orang yang mati syahid itu ingin kembali ke dunia, lalu tewas (syahid) di dunia sampai sepuluh kali, karena dia telah menyaksikan bagaimana mulianya orang mati syahid. (HR. Muslim)

Rasulullah bersabda: "Empat jenis hewan yang tidak sah untuk dikurbankan, pertama: Hewan buta sebelah mata yang jelas butanya, kedua: Hewan sakit dan jelas sakitnya, ketiga: Hewan pincang yang jelas pincangnya, keempat: Hewan kurus yang tidak ada sumsum dalam tulang-tulangnya. (HR. Tirmizi)

Kumpulan Hadits - Part 1

Nabi SAW. bersabda: "Orang kafir tidak memberikan warisan kepada orang Muslim, demikian juga sebaliknya, orang Muslim tidak memberikan warisan kepada orang kafir". (HR. Muttafaq 'alaih)

Nabi SAW. bersabda: "Wahai sekalian manusia, hendaknya kamu sekalian berlaklu tenang, karena sesungguhnya kebaikan itu tidak dilakukan dalam keadaan tergesa-gesa". (HR. Bukhari)

Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi SAW sabdanya: "Dia celaka! Dia celaka! Dia celaka!" Lalu beliau ditanya orang, "Siapakah yang celaka. ya Rasulullah?" Jawab Nabi SAW, "Siapakah mendapati kedua orang tua (dalam usia lanjut), atau salah satu dari keduanya, tetapi dia tidak berusaha masuk surga (dengan merawat orang tua sebaik-baiknya)." (HR. Muslim)

Nabi SAW. bersabda: "Barangsiapa yang melaksanakan ibadah haji ke Baitullah ini, lalu tidak melakukan rafas (ucapan dan perbuatan kotor) dan tidak berbuat fasik, maka ia akan bersih dari dosanya, seperti pada saat ia dilahirkan oleh ibunya". (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi SAW. bersabda: "Bertakwalah kamu, di mana saja berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan, maka kebaikan itu akan menghapus keburukan dan bergaulah dengan manusia dengan akhlak yang baik". (HR. Tirmizi)

Sabtu, 19 Juni 2010

Qur'an Flash

Anda ingin baca Al Qur'an dengan mudah dan praktis !!!

Link download:
http://www.4shared.com/file/OWgo0Vr4/QuranflashA.html

Syeikh Abdul Qodir Jaelani " TAFAKUR "


“Manusia adalah rahasiaKu dan Aku adalah rahasianya. Pengetahuan batin mengenai ilmu batin (‘ilm batin) adalah relung rahasiaKu. Jika Kumasukkan pengetahuan ini ke dalam hati hambaKu yang saleh, takkan ada yang dapat mengetahui keadaannya kecuali Aku”. (Hadits Qudsi)

Pengetahuan ilmu batin (yang tak mengenal huruf dan suara) diperoleh dengan terus menerus membaca kalimat tauhid, dengan lidah dan hatinya. Hatinya telah masuk ke dalam cahaya Ilahi melalui cahaya tauhid. Dan, satu-satunya cara untuk mencapai tujuan itu adalah tafakur, suatu laku yang jarang dijalankan kaum awam. Rasulallah saw bersabda, “Tafakur sesaat lebih utama daripada ibadah seribu tahun.”

Tafakur mengenai makrifat, yang disertai tekad kuat untuk mengenal Allah swt dianggap lebih utama daripada seribu tahun ibadah. Sebab tafakur seperti itu adalah pengetahuan sejati. Dan, pengetahuan sejati adalah maqam tauhid.

Pada maqam seperti ini, tak ada pengungkapan rahasia, karena pengyingkapan rahasia ketuhanan dianggap sebagai kemaksiatan. Berbagai keajaiban yang ia tampilkan membuktikan ketinggian derajatnya. Namun, semua mukjizat itu tak ada kaitannya dengan maqam ruhaninya.

Dalam kitab berjudul “Mirshad” dikatakan, “Karamah atau kemampuan menampilkan sesuatu yang luar biasa merupakan hijab yang membuat seseorang lengah akan keadaan dirinya. Karena itu, saat-saat kemunculan karamah dianggap seperti masa-masa haid pada kaum wanita. Para wali, yang merupakan kekasih Allah, harus melewati sekurang-kurangnya seribu anak tangga. Di antara anak tangga yang pertama adalah karamah. Jika dapat melewatinya, ia dapat mendaki anak tangga lainnya. Jika tidak, langkahnya terhenti di sana.”

Kemampuan luar biasa, seperti melihat tanda-tanda keberadaan Allah – manifestasi sifat-sifatNya, ketunggalan dalam kemajemukan, hakikat di balik penampakan – dan kedekatan kepada Sang Pencipta merupakan buah amal saleh dan keikhlasan ibadah. Tetapi, semua itu masih berkaitan dengan kehidupan ragawi, dari ujung kaki hingga ke langit.

(“Sirr Al-Asrar Fi Ma Yahtaju Ilayhi Al-Abrar – Rahasia Hakikat yang Dibutuhkan Para Pencari Kebaikan”, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani)

sumber:

http://lingkarhati.blogspot.com/2008/06/syekh-abdul-qadir-al-jailani-tafakur.html


Halaman Ke