Selasa, 04 Januari 2011

Riyadathus Shalihin : Tanda-tanda kecintaan Allah ta’ala

1. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah SAW bersabda,bahwa Allah Ta’ala berfirman : “Siapa saja yang memusuhi kekasih-Ku, maka aku nyatakan perang kepadanya. Sesuatuyang paling Aku sukai dari yang dikerjakan hamba-Ku untuk mendekatkan diri kepada-Ku, yaitu apabila ia mengerjakan apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Seseorang itu senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan mengerjakan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku mencintainya. Apabila Aku mencintainya, maka Aku merupakan pendengaran yang ia pergunakan untuk mendengar, Aku merupakan penglihatan
yang ia pergunakan untuk melihat, Aku merupakan tangan yang ia pergunakan untuk menyerang dan Aku merupakan kaki yang ia pergunakan untuk berjalan. Seandainya ia memohon kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya, seandainya ia berlindung diri kepada-Ku, niscaya Aku melindunginya.” (HR. Bukhari)

2. Dari Abu hurairah ra., dari Nabi SAW, beliau bersabda :
“Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Allah memanggil Jibril seraya berfirman : “Sesungguhnya Allah Ta’ala mencintai Fulan, maka cintailah ia, “Kemudian jibril mencintai orang itu dan berkata kepada penghuni langit :
“Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah ia.“ Penghuni langit pun akhirnya mencintai orang itu. Setelah kecintaannya diteruskan kepada penghuni bumi. (HR Bukhari
dan Muslim)
Dalam riwayat Muslim yang lain dikatakan : “Rasulullah SAW bersabda : “Sesunguhnya apabila Allah Ta’ala mencintai seseorang, maka Allah memanggil Jibril dan berfirman :
“Sesungguhnya Aku mencintai fulan, maka cintailah ia.” Kemudian jibril mencintai orang itu, setelah itu Jibril berkata kepada penghuni langit : “Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah ia.” Penghuni langit pun mencintai orang itu.

Setelah itu, kecintaannya diteruskan kepada penghuni bumi. Dan apabila Allah membenci seseorang, maka Allah memanggil Jibril dan berfirman : “Sesungguhnya Aku membenci Fulan, maka bencilah ia. “Kemudian Jibril membenci orang itu. Setelah itu
Jibril berkata kepada penghuni langit : “Sesungguhnya Allah membenci Fulan, maka bencilah ia.” Kemudian kebencian tersebut diteruskan kepada penghuni bumi.”

3. Dari ‘Aisyah ra., ia berkata : “Rasulullah SAW mengutus seseorang untuk mengimami salat pada suatu pasukan. Dalam salatnya, ia selalu menutup bacaannya dengan ucapan
: “QUL HUWALLAHU AHAD” (Surat Al-Ikhlsah) Ketika pulang, mereka menceritakan hal yang demikian itu kepada Rasulullah SAW beliau bersabda : “Tanyakan kepadanya,
mengapa ia berbuat seperti demikian?” merekapun menanyakannya dan orang itu menjawab : “Karena ayat itu mengandung sifat Zat yang Maha Pemurah, maka saya
senang membacanya.” Setelah disampaikan kepada Rasulullah SAW, beliau bersabda : “Beritahukan kepadanya,bahwa Allah ta’ala mencintainya.” (HR. Bukhari dan Muslim )

sumber : sufiroad.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Halaman Ke